Indonesia
Emas 2045
Apakah
Indonesia bisa mewujudkan hal ini? Pasti kita bertanya-tanya tentang wacana di
atas. Wacana di atas merupakan program 100 tahun Republik Indonesia merdeka.
Program-program pemerintah secara intensif melahirkan suatu impian besar
tentang Indonesia emas 2045 yang mampu memberikan kebesaran dan kejayaan bagi
Indonesia bukan lah mimpi.
Indonesia Emas bertujuan untuk muwujudkan
Indonesia yang makmur, madani , maju, modern dan memliki masyarakat yang
produktif dalam segala bidang. Sehingga memberikan tanggung dan kontribusi
nyata dalam mewujudkan kehidupan yang damai, sehat dan bermatabat
dilingkungannya. Dengan memiliki masyarakat yang seperti itu maka Indonesia
dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Indonesia
bukan hanya mengandalkan kekayaan alam namun juga SDM yang cerdas dengan begitu
Indonesia dapat mengelola SDA dengan sendirinya. Menurut Badan Pusat Statistik
2011, jumlah anak 0-9 tahun mencapai 45,93 juta, sedangkan 10-19 tahun
berjumlah 45,55 juta jiwa. Mereka ini lah bakal calon yang membangun Indonesia
emas 2045. Kelompok anak usia 0-9 tahun merupakan masa keemasan seorang anak,
menjadi periode usia yang sangat produktif dalam perkembangan fisik dan mental
manusia. Melalui bidang pendidikan, Indonesia mampu mewujudkan wacana tersebut,
kita harus bersyukur, pada 2045 akan diisi oleh generasi emas yang sekarang
berusia 0 sampai 20 tahun yang akan yang jumlahnya hampir 100 jutaan orang.
Dalam usia produktif itu mereka menjadi mayoritas di antara kelompok usia
lainnya. Kelompok usia ini akan menjadi solusi dan sumber kejayaan bangsa
Indonesia, mereka harus di siapkan dari dini dengan bekal pendidikan
moral,mental dan latihan yang efektif membuat potensi mereka dapat berkembang secara
optimal.
Menurut Rossabeth Moss Kanter,
generasi masa depan akan didominasi oleh nilai-nilai dan pemikiran
cosmopolitan, sehingga dituntut memiliki 4C yaitu: Concept, Competence,
Connection, dan Confidence. Untuk melahirkan para inspirator, inisiator,
motivator dan organisator bangsa yang berkompeten. Menurut Thomas J. Stanley
menunjukan bahwa dari 100 faktor yang berpengaruh terhadap kesuksesan
seseorang, IQ hanya di urutan ke-21, bersekolah di sekolah favorite diurutan
ke-23, dan lulus dengan nilai terbaik cuma
faktor sukses diurutan ke-30. Sementara 10 faktor utama dalam kesuksesan
adalah jujur, disiplin, terampil, dukungan keluarga, kerja keras, mencintai
pekerjaan, kepemimpinan, semangat dan berkepribadian kompetitif, pengelolaan
kehidupan, dan kemampuan menjual gagasan dan produk.
Indonesia harus berevolusi. Evolusi
pendidikan paling utama, membenahi sistem pendidikan dan kembali ke kiblat
pendidikan yang mengutamakan nilai moral, budi pekerti, akhlak, religi, dan
budaya leluhur nasional. Memperbaharui pendidikan dengan menggunakan sisitem
pendidikan yang kekinian dan menyenangkan yang mengutamakan nilai budaya dan
kemanusiaan. Sebagai contoh Taman Siswa tahun 1922 di Yogyakarta yang didirikan
oleh Ki Hadjar Dewantara. Kesenian nasional dapat menanamkan benih ataupun
bekal budi pekerti yang akan tertanam dalam jiwa anak pada kebangsaannya.
Pelajaran kesenian dapat memebentuk jiwa dan raga anak, sehingga kelak akan
mencapai puncak sebagai manusia utama serta dapat menyusun perikehidupan yang
pantas dalam masyarakat yang akan dipikul bersama-sama oleh mereka. Mereka lah
penerus bangsa dan benih-benih yang akan memimpin dan dan membangun bangsa ini
menjadi Indonesia emas 2045, yang pantasnya diberiasupan budaya dan budi
pekerti luhur sejak kini.
Dalam dokumen
Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia yang disusun
oleh Menko Perekonomian dicanangkan bahwa pada 2025 Indonesia menjadi negara
maju, mandiri, adil, dan makmur berpendapatan per kapita sekitar 15.000 dollar
AS. Saat itu, Indonesia diproyeksikan menjadi satu dari tujuh ekonomi 12 besar
dunia. Lebih jauh pada 2045 Indonesia diproyeksikan menjadi satu dari tujuh
kekuatan ekonomi di dunia dengan pendapatan perkapita 47.000 dollar AS.
Ditambah dalam 2015-2045 piramida penduduk Indonesia akan sangat ideal dengan
mayoritas penduduk berusia 15-45 tahun. Di usia produktif tersebut Indonesia
menikmati “Jendela Demografi”
Indonesia menuju 2045 sangat lah
harus diperhatikan oleh siapapun yang ada di Indonesia saat ini. Ditahun itu
lah Indonesia merayakan 100 tahun kemerdekaannya. Kemerdekaan yang didapat
dengan usaha yang tidak dapat kita balaskan sebagian penerus bangsa. Para
pahlawan memberikan seluruh jiwa dan raganya untik Indonesia agar mendapatkan
kemerdekaan nya.
Indonesia akan menuju sebuah
masa dimana kita diberi sebuah kesempatan menjadi bangsa yang mandiri, bangsa
yang makmur dan bangsa yang memimpin dunia. Ditahun 2045 ekonomi indonesia akan
memasuki sebuah masa dimana Indonesia akan mengatur perekonomian dunia. Ini
semua bisa didapat dan bisa direalisasikan, dengan hanya dengan merubah
masyarakat yang ada dan mendidik dengan baik dan benar para penerus bangsa.
Situasi sekarang yang dihadapi oleh bangsa Indonesia ini ialah
ketiadaan sebuah jati diri bangsa. Bangsa indonesia bersama rakyat nya buta
akan jati dirinya. Pancasila harus kembali ditanamkan kepada seluruh rakyat
Indonesia. Khususnya kepada anak-anak calon penerus bangsa. Karena jika kita
tidak menanamkan kembali Pancasila. Para penerus bangsa akan tetap
melanjutkan sebuah tradisi yang sangat merugikan bangsa ini.
Indonesia akan menuju sebuah masa dimana kita diberi sebuah kesempatan menjadi
bangsa yang mandiri, bangsa yang makmur dan bangsa yang memimpin dunia. Ditahun
2045 ekonomi indonesia akan memasuki sebuah masa dimana Indonesia akan mengatur
perekonomian dunia. Ini semua bisa didapat dan bisa direalisasikan, dengan
hanya dengan merubah masyarakat yang ada dan mendidik dengan baik dan benar
para penerus bangsa.
Pancasila harus kembali ditegakkan menjadi sebuah pedoman hidup bangsa
Indonesia. Rakyat indonesia harus mengamalkan pancasila dengan baik. Rakyat
indonesia haruslah mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasaama
antara pemeluk agama dengan pengenut kepercayaan yang berbeda-beda
terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan butir sila ke 1, agar tidak terjadi
perpecahan diantara rakyat Indonesia.
Selanjutnya, mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi
setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan,
jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan ,engembangkan sikap saling
mencintai sesama manusia, serta berani membela keadilan sesuai dengan butir
sila ke-2. Agar rakyat Indonesia dapat menjadi rakyat yang bersatu, tanpa
perselisihan, menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat dan menciptakan
sebuah lingkungan persaingan yang sehat.
Kemudian mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan
bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan
golongan sesuai butir sila ke-3, ini bermaksud agar seluruh rakyat
menghilangkan egonya, agar KKN di negara ini hilang dengan sendirinya. Korupsi
khususnya telah menempatkan indonesia dalam situasi yang sangat memilukan.
Setelah itu rakyat Indonesia juga harus menghormati dan menjunjung tinggi
setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah sesuai dengan sila ke-4.
Dan juga haruslah memilih para wakil-wakil dengan teliti dan baik. Bukan karena
hanya ingin menguntungkan seuatu golongan saja. Dan juga Mengembangkan
perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan
kegotongroyongan sesuai dengan sila ke-5.
Itu semua harus dilengkapi dengan pendidikan yang baik dan benar kepada para
penerus bangsa, agar Indonesia dapat menjadi sebuah bangsa yang bertaqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, bangsa yang adil dan beradab, bangsa yang bersatu, bangsa
yang menghadapi sebuah masalah dengan musyawarah, dan bangsa ini menegakkan
keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.
Dengansegala usaha yang telah saya jabarkan di atas, maka kualitas penduduk
Indonesia di usia produktif nanti akan menjadi penduduk yang memiliki keahlian,
serta kualitas kerja yang dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045. INDONESIA EMAS
2045 BUKANLAH MIMPI!!! MARI KITA BERSAMA-SAMA MEMBANTU MEWUJUDKANNYA!!
by Timothy Marshall
18 November 2016
